Cara Efektif Tingkatkan Mutu Voice Over

Membaca lantang seorang diri mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang. Ada yang beranggapan berlebihan hingga menilai pelakunya sedang mencari perhatian. Apalagi jika buku yang dibaca sejenis novel yang mengetengahkan banyak dialog.

Tetapi sesungguhnya membaca lantang sangat membantu menambah kualitas voice over atau pengisi suara atau dubber. Mulai dari melatih kepercayaan diri, tanda baca, memoles ekspresi wajah hingga membentuk vokal yang baik.

Membaca lantang terutama berfungsi apabila harus mengisi suara untuk trailer film atau menambah dialog dalam film. Sebagaimana kita ketahui, film memuat banyak karakter dengan beragam sifat, pemarah, cerewet, pendiam hingga temperamental. Menguasai karakter sebagaimana yang ditawarkan oleh klien dapat menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi voice over talent yang kurang terbiasa dengan project seperti ini.

Jika memutuskan membaca secara lantang ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Yang pertama, berkonsentrasilah sebelum membaca agar dapat menyerap secara maksimal isi buku. Mungkin terdengar sepele tetapi membaca dengan penuh konsentrasi dapat menenangkan pikiran sehingga bisa mendukung keseluruhan proses pembacaan. Latihan seperti ini dapat membantu melatih konsentrasi nanti dalam pengisian suara, tak peduli apakah konten berupa buku fiksi atau naskah iklan komersial.

Kedua yakni posisikan diri sebagai pendengar saat membaca. Dengan kata lain, saat membaca lantang sendirian cobalah menilainya dari sudut pandang seorang pendengar. Caranya cukup rekam proses pembacaab tadi lalu evaluasilah sendiri. Jika ada yang kurang maka tugas kalian untuk memperbaiknya di kemudian hari. Pada tahap ini kalian dapat terbiasa menikmati proses belajar. Dari hal kecil, kalian bisa menaiki tangga untuk terus memperbaiki kualitas membaca.

Dengan dua langkah sederhana di atas saja dapat membiasakan kalian menguasai seluk-beluk pengisian suara dari hal paling mendasar. Jika sudah terbiasa dan nyaman maka kalian bisa mendapatkan kepercayaan diri yang kalian bangun sendiri dari awal. Dan jika sudah percaya diri maka memperbaiki kualitas voice over atau pengisi suara atau dubber dari waktu ke waktu, baik atas permintaan diri sendiri atau klien, menjadi hal yang membangkitkan semangat untuk belajar, bukannya menyerah. Selamat membaca!