Ini Alasan Untuk Tetapkan Harga Jasa Voice Over

Menentukan harga jasa voice over atau pengisi suara atau dubber memang terkadang membuat bingung di tengah belum adanya standar harga pasti. Masalah ini kadang dirasakan oleh voice over atau pengisi suara atau dubber talent yang sudah profesional. Di satu sisi mereka ingin merasa layak dibayar lebih tinggi tetapi di lain pihak mereka memaklumi pasar voice over nasional yang belum seramai di luar negeri.

Pun demikian, janganlah takut menetapkan harga jasa voice over atau pengisi suara atau dubber tinggi jika memang sesuai dengan kemampuan kalian. Lebih rincinya, berikut beberapa alasan mengapa voice over talent profesional pantas memperoleh bayaran besar.

  1. Suara unik

Bakat alamiah sudah menjadi titipan Tuhan bagi voice over talent yang tidak dapat dibeli oleh apa pun. Jika kalian meyakini bakat alamiah kalian begitu unik dan cocok untuk beberapa project tertentu, bukan hal yang berlebihan ini menjadi faktor mendasar patokan harga jasa kalian.

  1. Pengalaman

Pengalaman tidak dipungkiri menjadi elemen penting membuat harga voice over talent berbeda dari yang satu ke yang lainnya. Mereka yang sudah malang melintang di industri ini memang lebih paham masalah, kemauan klien hingga solusi dalam proses perekaman yang bisa saja muncul. Belum lagi kepercayaan klien sebelumnya memberikan modal berharga bagi seorang voice over talent. Ulasan positif dari klien sebelumnya dapat menjadi poin plus bahwa kalian bukanlah voice over talent yang asal bersuara.

  1. Pemahaman hal teknis yang lebih komplet

Talenta yang sudah banyak menangani project voice over tentu mempunyai kemampuan yang lebih lengkap tergantung jenis project yang pernah ditangani. Cara membaca naskah yang baik, memahami maksud dan keinginan klien hingga sulitnya membawakan tokoh tertentu melalui suara bukan hal yang enteng. Hanya yang pro sajalah yang bakal bisa memberikan layanan optimal sebab sudah mengecap susahnya menampilkan hasil akhir voice over yang baik.

  1. Profesionalisme

Tepat waktu, cepat menangkap maskud klien atau project, mudah dihubungi jika membutuhkan revisi merupakan contoh sikap profesionalisme yang membutuhkan waktu untuk membentuknya. Hal yang terdengar sepele ini akan banyak membantu klien dalam mencapai hasil akhir yang diinginkan. Menjadi voice over talent yang profesional memerlukan banyak latihan agar disiplin menjadi mitra bagi klien di industri ini.