Mengerjakan Voice Over Dari Rumah, Kenapa Tidak?

Canggihnya teknologi dan internet memunculkan banyak jenis pekerjaan baru dan mempermudah pekerjaan yang sudah ada sebelumnya. Salah satunya adalah voice over work from home alias menjadi voice over atau pengisi suara atau dubber talent yang bekerja dari rumah, tanpa harus selalu ke studio. Ini merupakan salah satu pekerjaan zaman now selain penulis lepas, fotografer lepas dan sejenis yang membuat pekerja mempunyai waktu fleksibel dalam bekerja.

Voice over work from home pada dasarnya memanfaatkan perangkat voice over, seperti mikrofon, yang bisa dibeli sendiri atau fasilitas dari agensi untuk memproduksi suara sesuai kebutuhan. Tersedia ragam produk pendukung voice over atau podcasting sesuai anggaran voice over atau pengisi suara atau dubber talent yang bisa dibeli.

Lalu, buatlah konten voice over atau pengisi suara atau dubber sesuai naskah permintaan dari klien. Penyuntingan bisa dilakukan sendiri dengan terlebih dahulu belajar secara otodidak atau mengikuti kursus khusus. Saat ini pun sudah tersedia banyak aplikasi perekaman yang gratis untuk mendukung penyuntingan bahkan penyediaan musik latar yang sesuai. Kalian bisa memanfaatkan poin plus tersebut untuk konten voice over kalian.

foto fry voice vector

Jika sudah selesai bisa tinggal mengirim hasil akhir ke klien atau pihak agensi sesuai permintaan mereka. Salah satu agensi yang memungkinkan mengerjakan voice over dari rumah adalah Indovoiceover.com.

Bagi para voice over talent yang berada di luar Yogyakarta, yang merupakan studio utama agensi Indovoiceover, mereka dapat memulai voice over work from home denga mengirimkan demo suara dari rumah masing-masing. Bagi yang mempunyai suara unik mempunyai peluang besar masuk ke dalam poll talenta agensi untuk keperluan project di kemudian hari.

Secara garis besar, melakukan voice over work from home memerlukan kemampuan yang bukan sekadar voice over melainkan pengemasan konten. Si voice over talent harus bisa mengedit musik, merapikan suara latar jika ada yang dirasa mengganggu hingga mempromosikannya jika ingin benar-benar menjadi voice over talent profesional independen. Bisa pula mengirimkan hasilnya ke agensi untuk penyuntingan jika memang belum menguasai teknik pengeditannya atau menginginkan hasil yang lebih bening berkat peralatan di studio yang lebih canggih.