Sejarah Dan Perkembangan Voice Over di Indonesia

Halo selamat datang di website kami indovoiceover.com! Trend voice over sangat berkembang pesat di Indonesia. Apalagi setelah masa 2 tahun pandemi, masyarakat banyak menghabiskan waktunya dengan mengakses media sosial dan internet lainnya. Hal tersebut membuat banyak masyarakat, khususnya kaum-kaum remaja mencoba menggali potensi mereka agar bisa dikenal oleh masyarakat luas hanya dengan menggunakan smartphone. Salah satunya adalah Voice Over. Bayangkan saja, tahun 2016 mungkin belum banyak yang tahu mengenai dunia Voice Over. Akan tetapi, memasuki masa pandemi, Voice Over justru menjadi trend dan salah satu pekerjaan yang menjanjikan, terlebih bisa dikerjakan di rumah, tentunya dengan alat dan aplikasi yang tersedia. Nah, orang yang bekerja dalam dunia Voice Over sendiri sering disebut dengan Voice Over Talent.

Sudah tidak asing bukan? Tapi, apakah VOtizen tahu sejarah perkembangan Voice over ? Sebagai orang yang tertarik dengan dunia Voice Over, kamu harus mengenal voice over lebih dekat lagi. Yuk, simak dengan baik. 

Industri Voice Over tentu tidak dapat berkembang dengan sendirinya tanpa ada industri lain yang menjadi penopangnya. Industri yang membantu perkembangan voice over itu sendiri tak lain bermula dari industri radio dan drama radio. Radio menjadi sejarah awal perkembangan dunia voice over yang populer. Melalui radio, para pelaku industri mulai percaya bahwa suara juga dapat menjadi produk yang dapat dikomersilkan. Selanjutnya, berkembang ke industri televisi. adanya industri televisi langsung memboomingkan dunia suara latar atau voice over, karena pada 90an televisi banyak diisi oleh serial animasi dan kartun yang hampir setiap hari memenuhi layar kaca.

 Dubber dan voice over talent yang terkenal pada masa-masa pesatnya perkembangan saat itu adalah Nurhasanah iskandar yang menjadi dubber pertama kartun Doraemon, Ony Syahrizal menjadi dubber Shinchan, dan Prabawati Sukarta yang menjadi dubber pertama Shizuka. Di tahun 90-an pula iklan yang menggunakan voice over mulai bermunculan. Hanya saja, pekerja yang menjadi suara latar pada saat itu masih disebut dengan narator. Salah satu contoh iklan yang sudah menggunakan voice over pada saat itu adalah iklan localization produk rokok pada tahun 1990 an.

Industri lain yang mempengaruhi perkembangan voice over adalah industri film. Gongnya dimulai pada awal 2000an. Banyaknya project film yang membutuhkan dubber dan voice over, membuat lapangan kerja ini semakin dikejar masyarakat. Tentu saja puncak jayanya voice over ini adalah di industri digital saat ini. Dimana semua teknologi digital bermunculan dengan sangat cepat dan dapat diakses oleh banyak orang. Seperti perkembangan kamera DSLR, alat merekam voice over, internet, dan bahkan sosial media bahkan smartphone pun turut mendukung berkembangnya industri voice over, khususnya di Indonesia sendiri.

Perkembangan voice over yang cukup pesat akhirnya menggugah para kawula muda bahkan masyarakat luas untuk bisa menjadi voice over talent. Kini, voice over di Indonesia sudah tidak lagi disepelekan karena saat ini menjadi pekerjaan yang cukup menjanjikan, Komunitas dan organisasi voice over serta agensi-agensi mulai bermunculan. Hal tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat yang tertarik di dunia voice over dan juga memudahkan para pencari voice over talent untuk ikut andil dalam project-projectnya. 

Karena dengan Voice Over, dapat membuat konten kamu menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Jika perusahaan, organisasi, komunitas, atau lainnya membutuhkan seorang Voice Over Talent, kami Indovoiceover.com dapat membantu kamu. Tidak hanya Voice Over Talent, Indovoiceover juga menyediakan studio rekaman sampai output pada audio. Kami dapat membantu kamu menciptakan rekaman suara berkualitas tinggi yang sesuai dengan gaya bicara dan target audiens yang diinginkan. 

Hubungi Indovoiceover.com untuk membicarakan projek kamu dan mari buat konten menjadi lebih memikat dan mengesankan dengan voice over yang tepat!