Mengenal Lebih Dekat Dunia Radio dan Voiceover

Beberapa pekan lalu, Indovoiceover ikut berpartisipasi dalam program Swaragama Broadcasting yang berjudul “Mau Tau lebih dalam Dunia Radio dan Voice over atau pengisi suara atau dubber ?”.  Acara ini berlangsung selama beberapa hari dengan cara roadshow dari kampus satu ke kampus lainnya. dan Indovoiceover juga menggaet beberapa komunitas radio kampus seperti UNY, UPN, dan UMY, yang tak lain menjadi tempat program ini berlangsung.

Dengan mengangkat tema “ Mau Tahu Lebih Dalam Soal Dunia Radio dan Voice Over”, kami berharap dapat mengenalkan kembali dunia radio dan Voice Over atau pengisi suara atau dubber yang mulai asing di telinga masyarakat. Materi yang disampaikan pada program ini seputar, mengenalkan, educating, teknik olah vokal, hingga bagaimana cara untuk memasarkan suara sebagai seorang talent. Program ini terdiri dari dua sesi yaitu, sesi pertama dengan workshop, lalu pada sesi terakhir diisi dengan audisi penyiar dan voice over atau pengisi suara atau dubber . Tentunya, materi tersebut diisi oleh para pembicara yang kredibel, baik dari swaragama dan Indovoiceover, yang berganti tema tiap harinya.

Pada hari pertama diisi oleh Om prit yang mengajarkan materi tentang bagaimana teknik olah suara, mengenali karakter suara (tiap masa mempunyai trend yang berbeda, misal pada tahun 80an yang populer adalah suara berat) dan perjalanan beliau yang sudah menggeluti dunia radio dan voiceover from early days. Mulai dari pertama kali audisi, kemudian menjadi seorang penyiar pada zaman itu yang masih menggunakan plat atau alat seadanya. Beliau pun selalu menekankan seorang penyiar harus selalu melatih suaranya, dimana kalau bisa setiap kata harus mempunyai nada agar para pendengar tidak bosan. Juga bagaimana menulis naskah itu sangat lah penting, agar mempunyai struktur yang baik saat siaran.

Kemudian pada hari kedua diisi oleh mas iwan yang mengangkat tema dunia podcast. Dunia podcast, radio, dan voice over memang nampak berbeda, namun sebenarnya memiliki kesamaan. Mas Iwan Pribadi sendiri merupakan founder dari podcast Temu Konco, yang mana merupakan salah satu podcast dengan tatanan suara dan kualitas yang baik di Indonesia. Beliau menegaskan bahwa podcast merupakan lahan yang masih basah untuk untuk digali cara-cara monetizing nya.

 

Kemudian di hari terakhir diisi oleh Dan Garlick, salah satu Native speaker Talent dari Indovoiceover yang sudah mempunyai portofolio hingga kancah manca negara. Tak hanya itu, Dan pun memberi tips dan triks bagaimana cara mengintepretasi skrip yang baik hingga bagaimana cara memasarkan suara sebagai seorang talent. Hal yang cukup menarik dalam program ini, antusias yang semakin ramai terlihat dari jumlah peserta yang bertambah, baik peserta workshop maupun audisi pada hari terakhir yaitu di UMY.

Melalui pendekatan (atau jalannya program ini) ini, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya anak muda dapat mengenal atau bahkan menggeluti dunia suara, baik Radio, Podcast, ataupun voice over. Dunia yang tak jauh dari keseharian kita, karena hanya menggunakan suara sebagai modal utama.