Teknik Negosiasi Rate Sebuah Project Voice Over

Jika kalian termasuk voice over talent baru yang bekerja mandiri, menentukan harga voice over terkadang memberikan masalah tersendiri. Terlebih jika calon klien yang hendak memakai jasa kalian belum pernah menggunakan jasa pengisi suara. Jasa voice over atau pengisi suara atau dubber, layaknya bidang jasa lainnya, di industri berkembang seperti di Indonesia, masih belum menemukan tempat pasti untuk harganya. Artinya, harga voice over belum dikenal masyarakat luas, tidak seperti harga barang yang terlihat jelas bentuknya.

Walau kalian terhitung baru, kami yakin kalian tidak asal-asalan nyemplung ke dunia pengisian suara. Mungkin kalian baru menyadari potensi diri sehingga baru sekarang terjun secara profesional. Atau mungkin baru menemukan momen yang tepat usai menekuni pekerjaan kantoran, misalnya. Jika memang merasa yakin berkualitas, jangan ragu untuk mematok harga yang dirasa pantas. Bertanyalah ke teman sesama voice over actor atau mengirimkan pertanyaan langsung ke komunitas atau agensi mengenai standar harga.

Dari situ, kalian bisa menawarkan ke calon klien berapa harga voice over atau pengisi suara atau dubber kalian nantinya. Tentunya, lihat juga jenis project yang hendak dikerjakan. Semakin rumit, wajar apabila harga lebih tinggi. Lalu, bagaimana jika calon klien meragukan sebab belum ada portofolio sama sekali?

Jangan khawatir. Buatlah sample voice over semenarik mungkin. Sebagai tambahan, yakinkan calon klien dengan penguasaan materi naskah atau teori penyiaran yang kalian ketahui selama ini. Semoga dari situ, calon klien tidak menganggap kalian tanpa bakat dan berpengetahuan sama sekali.

Ada dua pilihan bagi voice over talent perihal penentuan harga. Ada yang harus terpatok pada harga yang dia tawarkan, ada yang membuka ruang negosiasi. Hal ini dikembalikan ke masing-masing voice over talent sebab ada perbedaan kasus yang tidak bisa disamaratakan. Yang jelas, sebagai voice over talent mengetahui ranah harga pengisian suara seperti ini di Indonesia dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk kemudian hari. Tak ada salahnya loh mulai dari sekarang belajar bernegosiasi sendiri agar tidak kaget jika bersinggungan dengan calon klien yang ragu memberikan harga sesuai penawaran kalian nantinya.