Istilah-Istilah Di Lingkungan Studio Voiceover/Rekaman Part 1

sereflexion_l

Sebuah hubungan baik selalu diawali dengan komunikasi yang baik, baik hubungan sosial maupun hubungan dalam profesionalitas kerja. Seringkali kesalahpahaman terjadi dalam berkomunikasi disebabkan satu hal: “Tidak berbicara dengan bahasa yang sama.”

Maka kali ini kami akan membahas perihal “Bahasa teknis” yang sering kami gunakan dalam proses rekaman baik untuk musik ataupun untuk voice over. Walaupun tidak semua istilah ada  pada pembahasan kali ini, namun setidaknya bisa sedikit membantu dalam berkomunikasi.

Berikut beberapa Bahasa teknis yang sering kami gunakan dalam proses rekaman:

  1. Kompresi : Proses yang dilakukan untuk mengecilkan/penyesuaian besarnya file audio.
  2. De-breathing : Proses penghilangan suara nafas talent yang terdengar didalam hasil rekaman.
  3. Editing : Proses menghapus bagian yang tidak diinginkan pada hasil rekaman, seperti ada suara batuk, suara orang mengobrol, dll. De-breathing juga termasuk dalam proses editing.
  4. Format file audio : Audio yang belum terkena proses kompresi pada umumnya mempunyai format AIFF dan WAV, sedangkan yang sudah melalui proses kompresi mempunyai format MP3.
  5. Mixing : Proses menggabungkan beberapa elemen suara menjadi satu. Semisal menggabungkan suara Voiceover dengan sebuah lagu agar menjadi lebih mebarik.
  6. Limiting : Proses penggunaan perangkat (software atau hardware) utnuk membatasi audio hanya di batas tertentu.
  7. Noise : Suara-suara yang tidak diinginkan namun terdengar di dalam hasil rekaman.
  8. Raw Audio : Hasil rekaman yang belum diedit, namun sudah disusun sesuai dengan naskah. Biasanya di lingkungan studio rekaman atau agensi, file Raw Audio sering disebut dengan file dry/kering/mentah.
  9. Bit Rate/Sample Rate: Jumlah data/informasi digital yang terbaca setiap detik pada saat sebuah file audio diputar. Semakin banyak jumlah data/informasi yang terbaca tiap detiknya, semakin bagus suara/audio yang dihasilkan. Akan terdengar lebih jernih dan lebih detail. Standar bit Rate agar suara terdengar jernh dan detail ada pada 44.1kHz/16 bit.
  10. Slate : Sebuah isyarat yang dipergunakan dalam rekaman yang berguna untuk mengidentifikasi hasil proses rekaman. Semisal pada saat rekaman harus mengulang beberapa kali sebuah bagian. Biasanya pada saat setiap mengulang akan ada isyarat/tanda tertentu di awalan. Biasanya mengucapkan istilah “Take 1” yang kemudian dikuti oleh kalimat yang direkam/diulang, “Take 2” dikuti oleh kalimat yang direkam/diulang, dan seterusnya